Bait Terputus

Ini puisi penuh bait penyesalan
Berharap waktu tersanjung akan curahan hati

Siapa yang peduli
Setulus apapun hati berduka akan sirnanya waktu
Hanyalah kilasan kekesalan semata
Simpati,
Empati,
hanya terlihat sinis dibawah pandangan

Tintaku sudah mau habis
Tak perlu tiga bait penuh makna kiasan
Tak akan ada juga yang ingin bersaing membuka tabir hidup penuh duri di persimpangan

Memetik hati membuatnya layu kering bahkan sebelum menjadi mekar
Memeluk dada berpura tegap berbohong dengan hajat menyiksa diri
...

Akhir dari bait terputus
Tintaku sudah habis
Sudahi saja mengakhiri waktu sambil memandang senja. Idris_Sardi-2020